Apa itu Autism Spectrum Disorder?

Apa itu Autism Spectrum Disorder?

Apa itu Autism Spectrum Disorder? – Autism Spectrum Disorder (ASD) ialah penyakit yang dikarenakan oleh permasalahan pergantian. Beberapa contoh kondisi yang termasuk dalam ASD ialah autism, sindrom Asperger, sindrom Heller, serta Permasalahan Pergantian Pervasif (PPD-NOS). ASD Memiliki beberapa gejala umum, yakni:
a. masalah jalinan sosial dan komunikasi
Permasalahan ini membuat pasien ASD kurang peka pada lingkungannya. Selain itu, mereka juga kesulitan dalam berbahasa verbal atau non verbal. Beberapa contoh permasalahan ini ialah:
– minimnya kontak mata
– seringkali mengulang kata atau frasa
– dan lebih suka menyendiri.

Tips Terapi untuk Penyembuhan Anak Autis dengan Benar
Tips Terapi untuk Penyembuhan Anak Autis dengan Benar

b. masalah pola perilaku
Tipe permasalahan ke-2 ini merujuk pada minimnya pola fikir, minat, dan perilaku. Seringkali pasien ASD juga kerjakan pengulangan perilaku. Contoh permasalahan dalam hal pola perilaku terapi autisme
ialah:
– Lakukan gerakan seperti mengetuk-ngetuk atau meremas tangan berulang-kali
– Mempunyai pola gerakan aneh, perumpamaannya berjalan jinjit
– Peka pada cahaya, suara, dan sentuhan

Menggali kemampuan anak autis

Permasalahan pada pasien ASD tidak sepenuhnya jadi masalah. Seperti anak yang lainnya, anak autis atau ASD juga memiliki kesempatan untuk berkembang. Kalau dikasihkan perawatan dan pendidikan yang cocok, mereka tentu bisa dapatkan kemampuan terbesar pada dirinya imunoterapi anak autis

. Jadi itu, pemberian terapi serta asrama anak berkebutuhan istimewa (ABK) bisa jadi jalan keluar.

a. Lakukan terapi anak autis

Pemberian terapi akan membuat anak autis berkembang lebih baik. Sebab, terapi-terapi ini ditujukan untuk melatih bagian-bagian yang perubahannya terhambat. Semakin efektif satu terapi, semakin berkurang juga pertanda autisme yang akan muncul. Anak autis bukan hanya bisa ikuti proses belajar saja. Mereka juga makin semakin dapat memahami lingkungan sosialnya. Beberapa contoh terapi yang biasanya ditangani anak autis ialah terapi okupasi, terapi wicara, serta terapi perilaku.

b. Asrama anak berkebutuhan istimewa (ABK)

Bukan sekedar pemberian terapi, kemampuan anak autis juga dapat digali melalui asrama ABK. Di sinilah anak autis bisa ‘terjun’ langsung ke lingkungan yang mempersiapkan fasilitas untuk ABK. Dengan anak-anak yang lainnya, pasien ASD dan autis akan dididik dengan kemauan mereka bisa hidup lebih mandiri.

Back to Top