Strategi Forex: Kriteria Broker untuk Scalping

Strategi Forex: Kriteria Broker untuk Scalping

Apakah sebagian dari anda para trader pemula ataupun treader professional. Pernah mendengar kata scalping ? Salah satu istilah yang banyak digunakan untuk strategi trading forex ini. Scalping merupakan istilah yang digunakan saat trader cenderung melakukan Open dan close posisi secara tepat dan berulang-ulang setiap harinya dalam waktu yang tidak menentu.

Treader yang melakukan teknik ini disebut sebagai scalper, dimana scalping masuk ke dalam strategi Forex dengan belajar supply demand yang cocok bagi para trader yang tidak memiliki waktu untuk online seharian penuh ataupun mengawasi proses trading yang berjalan.

strategi forexstrategi forex

Namun scalping mengharuskan Trader untuk bisa mengawasi dengan cermat, proses yang berlangsung dalam kurun waktu yang dapat disesuaikan. Dalam artikel ini akan kita bahas secara jelas mengenai kriteria broker terbaik untuk scalping yang ada dalam perencanaan strategi forex anda. Anda bisa memulainya dengan membuka akun forex demo di sini.

  • Broker Non Dealing Desk atau  NDD

Hal pertama adalah broker non dealing desk atau biasa disebut NDD. Trader yang cenderung menggunakan teknik scalping ini, sebaiknya memilih Broker yang non dealing desk. Karena dengan begitu Anda bisa mendapatkan order klien yang langsung diteruskan ke pasar, lembaga keuangan, ataupun bank-bank besar. Hal ini berarti ini trader akan trading langsung dengan kondisi pasar sesungguhnya namun ini akan membantu anda dalam melakukan trading forex.

  • Teregulasi

Kriteria kedua yang harus dimiliki untuk scalping, Dalam strategi forex adalah teregulasi. Trader yang menggunakan teknik scalping sebaiknya menghindari Broker yang tidak teregulasi dengan benar ataupun yang asal-asalan. Broker yang sembarangan, umumnya disebut sebagai broker kaki lima. Broker seperti ini cenderung mengejar klien yang masih awam ataupun yang belum paham mengenai pasar Forex. Kekurangan broker tersebut juga adalah mengeksekusi order yang cenderung lambat dan juga sering mengalami daun dan kondisi sinyal yang terputus.

  • Leverage Tinggi

Broker pilihan selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk scalping adalah mereka yang menyediakan leverage tinggi. Namun hasil dalam beberapa minggu terkadang tidak memuaskan dibandingkan dengan tenaga yang terbuang. Untuk mengatasi hal tersebut akan menggunakan beberapa ukuran lebar saat bertanding tentunya yang sesuai dengan peraturan broker tempat mereka bertanding. Sehingga uang anda dan juga akan yang anda miliki tetap aman. Untuk trader yang baru saja belajar menggunakan teknik scalping ada baiknya memilih leverage kecil terlebih dahulu agar tidak mengalami kerugian secara langsung dan juga mengalami.

 

 

Back to Top